PEMBERDAYAAN SANTRI TPQ DALAM MENGELOLA BOTOL MINUMAN BEKAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DAN EDUKASI LINGKUNGAN
Keywords:
Botol Plastik; Santri TPQ; Media PembelajanAbstract
Limbah botol plastik menampilkan peran kontributif dalam mencerdaskan anak bangsa. Melalui tangan-tangan kreatif bekas botol air meneral diinovasi berubah wujud menjadi media pembelajaran berupa meja belajar, rak buku dan tempat sepatu. Sebelumnya keberadaan botol bekas minuman ini berserakan di sekitar halaman Taman Pendidikan Ar-Rahmah. Nilai estetik terabaikan, nafas ekoteologi yang menjunjung kebersihan tak terhiraukan. Akibatnya Taman Pendidikan Ar-Rahmah terkesan tidak peduli lingkungan, tutup telinga terhadap isu ekoteologi. Padahal sejatinya lembaga ini tampil mengejawantahkan nilai-nilai Islam yang sangat mengapresiasi kebersihan lingkungan dengan slogannya yang viral kebersihan bagian dari iman. Fenomena ini akhirnya membersitkan inesiasi untuk dilakukan sebuah tindakan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Target dan tujuan yang hendak dicapai, tertanamnya kesadaran arti penting kebersihan lingkungan serta terwujudnya keterampilan unik dalam menginovasi limbah botol air meneral menjadi media pembelajaran. Metode yang digunakan berupa Accet Base Community Development (ABCD) yang dikemas dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat. Pendekatan ABCD merupakan suatu pendekatan kritis dalam lingkup pengembangan berbasis kekuatan dan aset yang dimiliki oleh masyarakat. Tahapan dimulai dari inkulturasi, transectorial, descovery, design, define dan diakhiri dengan tahapan refleksi. Capaian hasil pengabdian, menunjukkan terjadinya dampak perubahan kesadaran pada stake holder Taman Pendidikan Al-Qur’an Ar-Rahmah; dari semula acuh tak acuh pada ekoteologi kebersihan berubah sangat peduli pada halaman, lingkungan bersih. Capian ini terlihat dari indikaator halaman yang selalu bersih dan pembuangan sampah botol air meneral terbiasa masuk pada tempat yang disediakan. Capaian lainnya yang cukup membanggakan, terjadinya dampak perubahan dalam kreatifitas mendesain botol bekas menjadi media pembelajaran.






