INOVASI KEMANDIRIAN EKONOMI MELALUI KOPONTREN DI PONDOK PESANTREN AL-MASHDUQIAH
Abstrak
Penelitian ini mengkaji manajemen inovasi melalui Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) di Pondok Pesantren Al-Mashduqiah, Kraksaan, Probolinggo, sebagai upaya mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren dan pemberdayaan masyarakat sekitar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi Kopontren meliputi pembentukan unit usaha diversifikasi (seperti produksi tahu, roti, simpan pinjam, grosir, toko, barber shop, dan wartel), pelatihan keterampilan kewirausahaan, penerapan prinsip ekonomi syariah, kemitraan strategis, pengalokasian keuntungan untuk pendidikan dan sosial, serta peningkatan manajemen profesional dengan melibatkan alumni. Inovasi ini berhasil meningkatkan pendapatan santri dan alumni hingga 30%, partisipasi masyarakat 40%, serta menciptakan multiplier effect melalui usaha mikro. Keberhasilan didukung oleh kepemimpinan visioner dan sinergi komunitas, meskipun menghadapi tantangan keterbatasan modal dan kapasitas manajerial. Model Kopontren Al-Mashduqiah direkomendasikan sebagai inspirasi bagi pesantren lain untuk membangun ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Zainur Ridho, Firda Amelia Putri, Nur Iftah Maufida, Nurin Sakinati Baroroh (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




